Profil

Cerita Kesuksesan Bisnis Kuliner Madura

iDelik.com – Berkunjung ke Madura serasa kurang lengkap sebelum mencicipi lezatnya nasi Bebek Sinjay. Sekali bersantap, rasanya seperti tak pernah lupa. Apa yang membuat resep nasi Bebek Sinjay begitu digandrungi penikmat kuliner?

Warung nasi Bebek Sinjay di Jalan Raya Ketengan Nomor 45, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan itu
senantiasa ramai pengunjung. Mereka bukan hanya warga Kota Bangkalan, tetapi juga warga Surabaya. Bahkan ada beberapa dari Jakarta. Para pencinta kuliner itu datang untuk menikmati hidangan nasi Bebek Sinjay yang dikenal memiliki citarasa berbeda dibandingkan nasi bebek lainnya. Apalagi ‘sambel pencit’-nya yang segar. Dijamin menggugah selera.

Tak mengherankan kalau setiap hari warung Bebek Sinjay ini ramai pengunjung. Mereka rela antre satu hingga dua jam untuk bisa mencicipi sepiring nasi bebek khas Madura ini. Mohamamd Gaffar pemilik warung Bebek Sinjay mengakui, ketika mengawali usaha pada 2001, dirinya hanya mampu menjual lima ekor bebek per hari. Jumlah itu pun kadang-kadang tidak habis terjual. Gaffar dengan tekun mempelajari penyebabnya.

Kemudian dicoba membuat beberapa modifikasi resep dan cara mengolah masakan. Resep baru itu diujicobakan kepada konsumen untuk mendapatkan respon. Setelah memodifikasi menu beberapa kali, Gaffar menemukan resep yang dinilai paling ideal. Resep itu ternyata berhasil menaikkan penjualan sebanyak 70 ekor per hari pada tahun 2005. Kabar kelezatan Bebek Sinjay menyebar dari mulut ke mulut dengan cepat. Penjualan pun terus meningkat. Empat tahun kemudian, Gaffar sudah mencatat penjualan menjadi 400 ekor per hari pada hari biasa. Pada hari-hari ramai, penjualan bahkan bisa mencapai 500 ekor per hari! Menurut Gaffar, rahasia keberhasilan penjualan produk kuliner terletak pada ‘’citarasa’’. Kalau punya cita rasa yang istimewa, sudah pasti produk itu akan disukai konsumen. Demikian pula Bebek Sinjay. Rahasia kesuksesnya ada pada ‘’resep’’ masakannya, baik resep sambal maupun resep daging bebeknya. Karena kuncinya ada pada resep, Gaffar berusaha menjaga kerahasiaan resep dengan sungguh-sungguh. ‘’Kami mempekerjakan karyawan yang masih memiliki ikatan keluarga untuk menjaga resep Bebek Sinjay,’’ jelas Gaffar, suami dari Nur Hasanah itu.

Baca Juga :  Cara Memulai Usaha Tanpa Modal

Terimakasih telah memaca Cerita Kesuksesan Bisnis Kuliner Madura, baca juga artikel lainnya dalam kanal ini.

Komentar Anda?

To Top