Tips & Kesehatan

Cara Tepat Mengatur Alokasi Modal Usaha Anda

iDelik.com – Memulai sebuah usaha tidaklah mudah namun akan terasa ringan jika kiat-kiat yang dipersiapkan dan dijalani tepat. Salah satu kiat yang wajib diperhitungkan adalah modal usaha, ibarat kendaraan modal usaha adalah bensin agar bisnis Anda berjalan sampai tujuan. Tidak hanya cukup sampai di satu tujuan, namun juga harus ada tujuan-tujuan selanjutnya.
Beberapa cara di bawah ini sebenarnya sederhana, namun terbukti jitu dalam alokasi modal usaha untuk meningkatkan keuntungan:

1.    Buatlah rekening terpisah untuk mengatur modal usaha

Berpikirlah tiga langkah ke depan seperti pemain catur. Mungkin saat ini usaha Anda masih termasuk kecil. Namun, menggabungkan hasil usaha Anda dengan rekening pribadi bukan cara bijak. Untuk lebih lancar mengatur modal usaha, buatlah rekening bank terpisah, khusus untuk bisnis Anda. Dengan demikian, pengeluaran yang tercatat dapat lebih akurat.

2.    Buatlah pos-pos pengeluaran untuk usaha

Sudah memisahkan rekening usaha dengan pribadi? Sekarang saatnya membuat pos-pos pengeluaran untuk usaha. Butuh berapa persen pengeluaran untuk usaha Anda? Berapa persen target laba yang Anda tentukan? Jangan lupakan kas cadangan, terutama untuk berjaga-jaga bila ada kebutuhan darurat seputar bisnis Anda.

3.    Buatlah catatan pembukuan yang serapi dan sedetil mungkin

Banyak pebisnis awam yang tidak begitu menyukai kegiatan ini, namun sebenarnya sangat penting untuk mengatur modal usaha. Bahkan, kalau bisa bon alat tulis untuk keperluan bisnis juga jangan sampai hilang. Pengeluaran paling kecil pun harus ikut dicatat. Dari sana, Anda bisa mengetahui mana pengeluaran terbesar, agar bisa mengakalinya lain kali demi penghematan.

4.    Kurangi kemungkinan berutang, apalagi sampai dalam jumlah besar

Salah satu penyebab bisnis tidak berumur panjang adalah jeratan utang. Bila Anda baru saja memulai berbisnis, hindari meminjam uang bila tidak perlu-perlu amat. Misalnya, uang untuk membeli mobil khusus pesan-antar, padahal dagangan Anda masih bisa dikirim lewat pos atau dengan jasa Gojek dan Grab-Bike. Jangan sampai bila penghasilan tidak memadai, Anda malah menunggak utang.

Baca Juga :  Tips Siap Finansial Sebelum Memulai Bisnis

5.    Monitor dan kontrol arus keuangan (cash-flow) bisnis Anda

Semakin lancar arus keuangan Anda (terutama dalam hal penghasilan), maka semua kewajiban perusahaan akan terpenuhi. Jika ada yang tidak lancar, berarti ada yang salah dengan cara Anda mengatur modal usaha selama ini. Jika pengusaha skala besar membuat anggaran tahunan, pebisnis pemula (apalagi untuk usaha kecil menengah) justru harus lebih sering melakukannya. Misalnya, membuat anggaran per bulan, per tiga bulan, atau per enam bulan. Dari sana saja sudah bisa terlihat, apakah arus keuangan untuk bisnis Anda lancar atau bermasalah.

6.    Berkonsultasi dengan kenalan yang sudah lebih berpengalaman

Salah satu trik agar bisnis berumur panjang adalah mengajak keluarga, sahabat, atau rekan kerja yang seminat. Strategi lain? Berkonsultasilah dengan kenalan yang lebih berpengalaman, terutama konsultan keuangan. Jika takut mahal, bisa tanya keluarga atau teman yang sudah pernah terjun duluan dalam membuka bisnis sendiri.

Cara tepat tidak selalu mahal, hanya bermodalkan metode yang tepat serta kiat-kiat sederhana niscaya anda akan menemui kesuksesan yang diidamkan, mari belajar usaha sejak dini jika sukses ingin diraih.

Komentar Anda?

To Top