Renungan

Menghidupi Spiritualitas Kepolosan

13406758_187747948293561_5385945904897728165_niDelik.com – Oleh : Rm. Januarius Zebastian Kado, Pr “Aku berkata kepadamu: Sungguh, jika kalian tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kalian tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga. Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga.” (Matius 18:1-5.10.12-14: Injil Selasa, 09 Agustus 2016)

RENUNGAN :
Apakah ada hal-hal yang menyangkut anak-anak kecil sehingga menyebabkan mereka menjadi syarat mutlak agar dapat masuk ke dalam Kerajaan Surga? Tentu tentang kepolosan.

Anak-anak kecil selalu menerima tanpa syarat, tersenyum tanpa alasan, mengampuni dan melupakan dengan mudah, dan menaruh kepercayaan tanpa mencoba mengetesnya terlebih dahulu, menerima apa yang dikatakan orang-orang dewasa dengan mudah.

Seringkali kita berpikir bahwa anak-anak kecil harus berubah dan lebih kompleks serta sophisticated layaknya orang-orang dewasa. Sebaliknyalah yang benarlah yang ada dalam Kitab Suci yang meneguhkan tempat kehormatan bagi anak-anak kecil dalam Kerajaan Allah.

Kitab Suci seringkali mengkaitkan anak-anak kecil dengan keharmonisan zaman yang akan datang. Misalnya, Yesaya menggambarkan firdaus sebagai sebuah tempat di mana seorang anak kecil akan bermain-main dekat liang ular tedung, tanpa dilukai, malah memiliki kuasa atas hewan/binatang yang kejam seperti serigala dan macan tutul dlsb. (lihat Yes 11:6-9). Bacaan Injil hari ini “memaksa” kita untuk mempertimbangkan “sifat anak-anak” kita sendiri (kepolosan bukan sifat kekanak-kanakan atau childishness). Mari belajar menghidupi spiritualitas kepolosan. Tuhan memberkati.

 

Pencarian Terkait:

  • renungan

Komentar Anda?

To Top